Lihat dalam bahasa/lokal yang berbeda
Austria
Belanda
Belgia
Britania Raya
Bulgaria
Croatia
Czech Republic
Denmark
Finlandia
Hongaria
Irlandia
Italia
Jaringan laboratorium Eurofins Food & Feed Testing memiliki keahlian dalam mendeteksi STEC. Produk memerlukan metode analisis yang andal untuk memastikan produk tersebut bebas dari patogen ini, yang disebabkan oleh kebersihan yang buruk dan terkadang bertanggung jawab atas infeksi yang parah. Kami menawarkan beragam solusi untuk menjamin kepatuhan regulasi dan melindungi kesehatan konsumen.
STEC secara alami terdapat dalam mikrobiota usus manusia dan hewan. Namun, galur tertentu membawa gen stx, yang bertanggung jawab memproduksi toksin Shiga dan berpotensi menyebabkan penyakit parah. Galur yang mampu menyebabkan penyakit klinis sering disebut sebagai EHEC (Enterohemorrhagic E. coli). Galur ini dapat merusak ginjal, usus besar, sistem saraf, dan otak, sehingga menjadi perhatian utama dalam keamanan pangan.
Sumber utama penularan STEC meliputi produk mentah atau yang tidak dimasak hingga matang, seperti:
Kontaminasi sering kali terjadi selama proses penyembelihan, pemerahan susu, irigasi, limpasan air (runoff) dari peternakan ruminansia, atau selama penanganan dan pengolahan pangan. Air minum juga dapat terkontaminasi secara tidak sengaja atau akibat pengolahan yang kurang memadai. Sapi dan domba merupakan pembawa (carrier) asimtomatik yang umum.
Apakah Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang solusi pengujian kami, atau membutuhkan dukungan analisis yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda? Hubungi kami hari ini untuk terhubung dengan para ahli kami.