Pencegahan dan deteksi kecurangan pangan

Pelabelan yang salah dan manipulasi pada makanan dan minuman merupakan isu global yang kian meningkat. Pelaku kecurangan sering mengganti bahan asli dengan alternatif yang lebih murah, menyesatkan pembeli dan konsumen serta meningkatkan risiko terkait alergen atau toksisitas. Laboratorium Eurofins Food & Feed Testing menyediakan solusi terdepan di industri untuk mendeteksi dan menghalau kecurangan pangan.

Layanan utama

  • Penilaian kerentanan (VACCP) untuk manajemen risiko pemalsuan pangan
  • Penelusuran rantai pasok dan peninjauan integritas
  • Pengembangan dan optimalisasi strategi mitigasi pemalsuan pangan
  • Interpretasi hasil pengujian keaslian pangan
  • Dukungan audit dan dokumentasi regulasi
  • Konsultasi pencegahan pemalsuan pangan yang disesuaikan dengan kebutuhan serta penerapan praktik terbaik

Contoh jenis matriks produk

  • Minyak zaitun dan minyak nabati
  • Madu dan produk lebah
  • Rempah-rempah
  • Ikan dan makanan laut
  • Daging dan produk olahan daging
  • Kopi dan teh
  • Jus buah dan konsentrat jus buah
  • Wine, bir, dan minuman beralkohol
  • Produk susu (produk khusus)
  • Beras dan biji-bijian
  • Produk organik
  • Produk non-GMO (bebas organisme hasil rekayasa genetika)

Apa itu pemalsuan pangan?

Dalam kompleksitas rantai pasok pangan global, Global Food Safety Initiative (GFSI) mengidentifikasi empat kategori utama yang berkaitan dengan integritas pangan.

Dalam menangani berbagai permasalahan pangan, perbedaan utamanya sering kali ditentukan oleh apakah tindakan tersebut dilakukan secara sengaja atau tidak sengaja:

  • Tindakan yang tidak disengaja termasuk dalam kategori masalah keamanan atau mutu pangan.
  • Tindakan yang disengaja dapat dikategorikan sebagai tindakan kriminal.
    • Jika tindakan tersebut dilakukan dengan tujuan membahayakan konsumen, maka permasalahan tersebut dikategorikan sebagai Food Defence (pertahanan pangan), dan dalam kasus ekstrem dapat dikategorikan sebagai terorisme.
    • Jika tindakan tersebut dilakukan untuk memperoleh keuntungan ekonomi, maka dikategorikan sebagai Food Fraud (pemalsuan/kecurangan pangan).

Differentiation between intentional and unintentional food adulteration

Memahami pemalsuan pangan

Pemalsuan pangan (food fraud) melibatkan tindakan yang dilakukan secara sengaja, seperti substitusi, penambahan, manipulasi, atau pemberian informasi yang tidak benar terkait pangan, bahan pangan, atau pelabelan, dengan tujuan memperoleh keuntungan ekonomi.

GFSI (Global Food Safety Initiative) telah mengidentifikasi tujuh jenis pemalsuan pangan.

Components of food fraud

Manajemen risiko pemalsuan pangan

Pemalsuan pangan (food fraud) sulit dideteksi karena rantai pasok yang panjang dan melibatkan banyak pihak. Selain itu, setiap produk dapat memiliki risiko terhadap beberapa jenis pemalsuan secara bersamaan. Upaya mitigasi dimulai dengan memahami sifat dan karakteristik potensi pemalsuan yang mungkin terjadi, serta memerlukan teknik dengan metode deteksi yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Jaringan laboratorium Eurofins merupakan salah satu pemimpin global dalam pengujian keaslian (authenticity testing), dengan menawarkan teknologi analisis canggih dan dukungan spesialis untuk membantu menjaga integritas merek Anda serta melindungi konsumen.

Hubungi kami

Apakah Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang solusi pengujian kami, atau membutuhkan dukungan analisis yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda? Hubungi kami hari ini untuk terhubung dengan para ahli kami.

Hubungi kami