Eurofins Environment Testing menyadari pentingnya mengidentifikasi dan memantau kontaminan baru seperti PFAS. Laboratorium kami menawarkan solusi berkualitas tinggi dan hemat biaya yang disesuaikan dengan kebutuhan pengujian PFAS tertentu.
Komitmen Eurofins Environment Testing terhadap kualitas tidak hanya mencakup penyediaan data yang bebas kesalahan dan dapat dipertanggungjawabkan. Program terdepan di industri mengintegrasikan panduan teknis dan keahlian dari para spesialis PFAS untuk memahami kebutuhan analisis secara menyeluruh, mencapai sasaran kualitas data, dan mengikuti perkembangan peraturan yang terus berubah.
Tim Eurofins Environment Testing menggunakan metode yang presisi dan akurat, dipadukan dengan keahlian yang unggul, untuk mendukung analisis PFAS pada berbagai jenis matriks.
Analisis TOP mendeteksi kontaminasi PFAS tersembunyi dengan mengoksidasi prekursor menjadi PFCA yang dapat diukur, kemudian membandingkan kadarnya sebelum dan sesudah proses destruksi untuk mengidentifikasi senyawa yang sebelumnya tidak dapat terdeteksi.
Dengan analisis TOP (Total Oxidizable Precursor), zat prekursor PFAS dalam eluate dan air dapat dikuantifikasi. Metode ini didasarkan pada analisis senyawa secara individual. Senyawa tertentu diukur sebelum dan sesudah proses destruksi oksidatif. Proses destruksi mengubah sebagian PFAS yang tidak dapat diukur secara langsung menjadi asam perfluorokarboksilat (PFCA) yang dapat dideteksi. Perbandingan kadar senyawa individual yang dapat diukur sebelum dan sesudah proses destruksi memungkinkan penilaian terhadap tingkat kontaminasi PFAS yang mengandung ikatan prekursor.
AOF (Adsorbable Organic Fluorine) melengkapi analisis PFAS dengan mengukur total fluor organik, termasuk senyawa yang tidak dapat terdeteksi dengan metode analisis individual. Hal ini membantu mengidentifikasi PFAS tersembunyi seperti PFAS rantai pendek dan PAP dalam air serta produk seperti kertas berlapis.
Sebagai pelengkap penting untuk analisis PFAS yang telah digunakan secara luas, parameter jumlah AOF (Adsorbable Organic Fluorine) ditentukan. Banyak senyawa fluor organik tidak dapat dideteksi secara individual menggunakan metode standar. Dalam kondisi tersebut, parameter jumlah seperti AOF, yang secara analitis dapat menangkap hampir seluruh senyawa fluor organik, sangat bermanfaat. Metode ini memungkinkan deteksi kontaminasi dalam sampel air yang berasal dari senyawa fluor organik atau produk degradasi (metabolit) yang sebelumnya belum teridentifikasi, seperti PFAS rantai pendek (sc-PFAS) dan polifluoroalkil fosfat (PAP). Untuk menilai tingkat kontaminasi PFAS secara menyeluruh, terutama di area dengan tingkat kontaminasi tinggi (hotspot), senyawa-senyawa ini juga perlu diidentifikasi. Selain untuk analisis lingkungan, AOF juga digunakan dalam pengujian produk, misalnya untuk memeriksa keberadaan PFAS pada kertas berlapis.
TOF (Total Organic Fluorine) digunakan untuk menganalisis fluor organik dalam material seperti kemasan berbahan kertas dan barang konsumsi.
Parameter jumlah TOF (Total Organic Fluorine) sangat sesuai untuk analisis material dan produk, terutama yang terbuat dari kertas dan pulp, seperti kemasan, produk higiene, dan peralatan makan sekali pakai.
EOF (Extractable Organic Fluorine) mengukur senyawa organofluorin dalam tanah, kompos, dan lumpur sebagai indikator keberadaan PFAS.
Parameter jumlah EOF (Extractable Organic Fluorine) dapat digunakan untuk menentukan senyawa organofluorin dalam tanah, kompos, dan lumpur air limbah, sehingga dapat berfungsi sebagai indikator keberadaan PFAS. Eurofins Environment Testing secara aktif terlibat dalam pengembangan standar analisis baru untuk EOF. Setelah ekstraksi menggunakan pelarut organik dan pembakaran selanjutnya dalam aliran oksigen, fluorida diukur menggunakan kromatografi ion.